Tampilkan postingan dengan label Tugas Telematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Telematika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Desember 2009

JCP Merupakan Pengembangan Java Berbasis Komunitas

Usia Java telah 10 tahun, dan saat ini, Java (produk) dapat dikatakan sebuah implementasi dari Java (spesifikasi) itu sendiri, dimana spesifikasi Java (spesifikasi) dikeluarkan oleh badan yang disebut sebagai JCP (Java Community Process), yang secara kebetulan dinahkodai oleh Sun Microsystems sebagai pencipta Java (produk dan spesifikasi). Sebenarnya Implementasi Java itu sudah ada yaitu GNU Java (dari GNU.org milik Richard Stallman), Harmony (dari Apache, dimana donasi untuk solusi desktop yaitu AWT, merupakan sumbangan dari Intel, sedangkan kepala projek ini bekerja di IBM), serta Sun Java. Sun Java ini memiliki banyak turunan, yang dapat dikatakan dilisensikan, karena pihak lain tidak mau membuat dari nol tetapi mau menggunakan Java sebagai "merk"nya, yaitu IBM, Oracle, Bea, Blackdown (pembuat SDK Java untuk Linux) serta yang baru saja launching adalah FreeBSD. Dari cerita diatas, terlihat bahwa banyak sekali vendor yang membuat Java, mulai dari yang Open Source sampai yang komersil. Karena mengacu pada JCP, maka tidak ada kata "propietary", melainkan komersial (artinya mengkomersialisasikan implementasi berdasarkan spesifikasi). Sebenarnya misteri dari semua ini terletak pada JSR 270, yang merupakan nomor untuk spesifikasi Java terbaru.yaitu Java SE 6.0, yang saat ini memasuki beta. JSR 270 sebenarnya adalah kumpulan dari komponen penyusun dari Java SE 6.0 seperti 202: Class File Update, 199: Compiler API, 269: Annotation Processors, 221: JDBCTM 4.0 software, 223: Scripting, 105: XML Digital Signature, 173: Streaming API for XML, 222: JAXB 2.0, 250: Common Annotations, 181: WS Metadata, dan 224: JAX-WS 2.0. Semua angka-angka tersebut dapat dilihat di website JCP di http://www.jcp.org. Java SE 6.0 beta yang terbaru memasukan Java DB (rebranding dari Apache Derby) kedalam Java SDK 6.0 membuat banyak protes, karena Java DB bukan bagian dari spesifikasi JCP, tetapi sebuah projek Open Source yang merupakan donasi dari IBM, yang mana sebelumnya bernama Cloudscape, hasil akuisisi dari Informix. Pengembangan Java SE 6.0 milik Sun atau sering disebut Sun Java SE 6.0, sudah berbeda dengan pengembangan Java pada versi sebelumnya. Semua pihak dapat berpartisipasi dalam pengembangan Java SE 6.0 yang diberi kode mustang. Saat ini karena Sun masih memperjuangkan kata "compatible" antara implementasi Java (produk) yang dikembangkannya dengan Java SE keluaran vendor lain, maka pengembangan mustang ini tidak 100% Open Source versi OSI, dengan kata lain, source code didapat, tetapi dilarang memiliki dan forking adalah ilegal. Websitenya adalah http://mustang.dev.java.net. Statement ini menarik sekali, karena Sun berusaha mengamankan investasi Java bagi semua pihak (termasuk kekuasaannya), karena bilamana tidak compatible, Java akan berubah seperti halnya C/C++, yang mana setiap vendor C/C++ membuat implementasi sendiri, dan ini yang membuat setiap projek C/C++ seperti lautan yang berbeda berat jenis. Pastinya komponen vendor A tidak dapat digunakan di vendor B, demikian juga sebaliknya, bilamana dapat, itupun tidak semudah Java, hanya dengan perintah import, terutama di dunia multiplatform dan clustering, implementasi API C/C++ memerlukan keahlian khusus. Sun sedang mencari tahu cara agar Java miliknya Open Source sesuai dengan versi OSI, tetapi kompatibilitas yang diissuekan tetap terjaga. Ini juga terkait dengan statemen Jonathan Schawatz, yang merupakan CEO Sun saat ini yang berlatar belakang software, yang memiliki visi, semua software Sun akan diopensourcekan. Bilamana ini terjadi Sun akan menjadi perusahaan Open Source terbesar didunia. Saat ini Sun adalah perusahaan terbesar penyumbang aplikasi Open Source, beberapa yang terkenal adalah Emac, NFS, Dtrace. Dapat dibayangkan Linux tanpa NFS? Pergerakan ini sebenarnya juga sedang ditiru Microsoft, dengan produknya bernama .NET ke ECMA, untuk spesifikasi CLR, C#. Hanya perbedaannya didalam JCP sudah ada 950 perusahaan dan entitas, termasuk satu anggota kenegaraan (Brazil). Sedangkan di ECMA, mungkin baru Mono yang sedang menunggu implementasi WindowForm. Sebenarnya sebelumnya Microsoft juga adalah salah satu dari perusahaan yang melisensikan Java, tetapi Microsoft melakukan forking, sehingga terkena denda miliyaran dollar. Sehingga saat ini mungkin dapat dikatakan anggota JCP berkurang satu dari yang seharusnya. *) Penulis, Frans Thamura, adalah CEO Meruvian dan Intercitra Prima Integrasi, dua institusi bidang pelatihan serta pengembangan teknologi Java dan OSS. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail frans[at]meruvian.com


Sumber : J
avaONdetik (http://www.detikinet.com )

Selasa, 17 November 2009

Fitur - fitur Interface Pada telematika

eBuddy

eBuddy Web Messenger

eBuddy Web Messenger adalah aplikasi berbasiskan web, membuat penggunanya dapat melakukan pengiriman pesan instan menggunakan layanan dan protokol dari berbagai pengirim pesan instan. Aplikasi ini merupakan aplikasi gratis yang dapat dibuka melalui alamat www.ebuddy.com. Aplikasi berbasiskan web ini dapat digunakan tanpa instalansi terlebih dahulu. Fitur-fiturnya :

  • Tidak perlu instalasi
  • Pilihan tema
  • Chatting dan mengatur kontak dalam satu layar
  • Menambah dan mengatur daftar teman
  • Mengunggah avatar
  • Menyimpan pesan instan
  • Mengirim / menerima pesan offline
  • Mendukung berbagai bahasa penggunaan
  • Mendukung webcam

eBuddy Mobile Messenger

Pada Bulan Juni 2007, eBuddy meluncurkan versi mobilenya yang bernama eBuddy Mobile Messenger. Aplikasi yang berbasiskan J2ME ini dapat digunakan pada 600 lebih jenis telepon selular di dunia. Versi ini menawarkan berbagai fitur seperti menggugah avatar dan mengirimkan gambar dalam sebuah chatting. Fitur-fiturnya :

  • Mengunduh dengan cepat
  • Kecanggihan interface
  • Mendukung berbagai layanan pengiriman pesan instan
  • Menambah dan mengatur daftar teman
  • Melihat profil teman
  • Tidak ada duplikat nama teman
  • Hemat penggunaan data
  • Hemat daya
  • Mengirim / menerima pesan offline
  • Mengunggah gambar sebagai avatar
  • Mengirim gambar dalam sebuah chatting
  • Suara dan getar
  • Menyimpan pesan yang baru berlalu pada bagian atas
  • Pengetikan pesan langsung pada jendela chatting


eBuddy untuk iPhone dan iPod Touch

Tanggal 13 Juli 2007, eBuddy merilis versi Alpha, khusus untuk iPhone dan iPod Touch. Aplikasi ini dapat dibeli di App Store. Pada awal tahun 2008, versi ini diperbarui oleh eBuddy Lite Messenger. Fitur-fiturnya :

  • Multi-network
  • Kembali ke chatting di Safari setelah panggilan
  • Menambah / mengatur daftar kontak
  • Mengirim / menerima pesan offline
  • Mendukung berbagai bahasa penggunaan

eBuddy Lite Messenger

Pada awal tahun 2008, eBuddy versi Alpha diperbarui oleh eBuddy Lite Messenger. Terdapat versi khusus eBuddy Lite Messenger untuk iPhone, iPod Touch, dan Sony PSP. Selain melalui tiga perangkat tersebut, eBuddy Lite Messenger juga dapat digunakan melalui telepon selular, internet-enabled televisi dan juga Nintendo DS. Aplikasi ini dapat digunakan melalui perangkat apapun dengan koneksi internet, tidak perlu menginstal apapun terlebih dahulu. Fitur-fiturnya :

  • Gratis dan tidak perlu instalansi
  • Dapat digunakan melalui semua telepon selular yang terdapat koneksi internet
  • Mendukung berbagai layanan pengiriman pesan instan
  • Chatting dan mengatur kontak dalam satu layar
  • Menambah dan mengatur daftar teman
  • Mengirim / menerima pesan offline
  • Mengatur pesan pribadi
  • Emoticon, suara, getaran, dan buzzers
  • Tersedia dalam 26 bahasa yang berbeda

eBuddy untuk Android

Tanggal 14 May 2007, eBuddy meluncurkan versi yang dirancang khusus untuk ponsel Android, seperti T-Mobile G1 atau HTC Magic. eBuddy versi ini menggabungkan internet, hiburan, televisi, dan GPS dalam satu aplikasi. Aplikasi eBuddy tersebut dapat didapatkan di Pasar Android. Fitur-fiturnya :

  • Multi-network
  • Masuk dengan lebih cepat
  • Mengetik indikator
  • Tetap online saat menerima panggilan
  • Peringatan pesan baru dalam bar status Android
  • Beralih secara mudah antara percakapan chatting
  • Emoticon, suara, getaran, dan buzzers
  • Otomatis menyambung kembali
  • Menerima pesan offline

eBuddy ID

Pada bulan Februari 2008 eBuddy memperkenalkan eBuddy ID yang memudahkan akses ke jaringan eBuddy. Dengan eBuddy ID, pengguna dapat masuk dengan beberapa akun pesan instan secara otomatis. eBuddy ID akan menyimpan pengaturan sehingga pengguna tidak perlu melakukan pengaturan setiap kali masuk. Aplikasi ini juga memberikan akses ke fitur premium seperti webcam chat. Selain pada web, eBuddy ID juga dapat digunakan pada telepon selular.

Kelebihan dan Kekurangan

eBuddy sebagai pengiriman pesan instan memiliki kelebihan dan kekurangan bila dibandingkan dengan aplikasi sejenis. Kelebihan :

  • Kaya fitur, termasuk webcam chat
  • Interface yang menarik
  • Tidak perlu registrasi

Kekurangan :

  • Menghabiskan banyak bandwidth
  • Tidak ada tema
  • Iklan
  • Tidak dapat memata-matai
  • Tidak dapat mengirim pesan kepada grup

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Ebuddy